Advertisement
Turnamen bulu tangkis Sands China Ltd. Macau Open 2026 berakhir penuh drama. Ajang level BWF World Tour Super 300 yang digelar pada 16–21 Juni 2026 di Macao East Asian Games Dome dengan total hadiah USD 370.000 itu menyajikan final panas dari lima sektor.
Sorotan terbesar bagi publik Indonesia datang dari sektor ganda putra. Pasangan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi sempat membuka asa juara setelah merebut gim pertama dari wakil Korea Selatan Jin Yong/Lee Jongmin. Namun, pertandingan berubah menjadi drama tiga gim. Ali/Devin akhirnya harus puas menjadi runner-up setelah kalah 21-18, 19-21, 10-21.
Di sektor tunggal putra, nama Hu Zhe An menjadi pusat perhatian. Pebulu tangkis muda China itu mencatat kemenangan comeback atas Kantaphon Wangcharoen dari Thailand dengan skor 11-21, 21-10, 21-13. Kemenangan ini menjadi gelar perdana Hu Zhe An di HSBC BWF World Tour, membuat namanya langsung mencuri perhatian penggemar bulu tangkis dunia.
Sementara itu, sektor tunggal putri menjadi milik Korea Selatan setelah Kim Ga Eun mengalahkan rekan senegaranya Park Ga Eun dengan skor 21-16, 21-13. Di ganda putri, pasangan China Bao Li Jing/Cao Zi Han menumbangkan Chen Fan Shu Tian/Liu Jia Yue dengan skor 21-18, 21-10. Untuk ganda campuran, unggulan China Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin tampil dominan atas wakil Hong Kong Chan Yin Chak/Ng Tsz Yau, menang 21-14, 21-14.
Macau Open 2026 pun ditutup dengan cerita besar: China berjaya lewat dua gelar, Korea Selatan mencuri dua gelar, sementara Indonesia pulang tanpa trofi tetapi membawa sinyal positif dari performa Ali/Devin. Kekalahan menyakitkan di final memang membuat fans kecewa, tetapi penampilan mereka tetap jadi bukti bahwa ganda putra muda Indonesia mulai berani menantang panggung internasional.
