Iklan

Wednesday, July 1, 2026, July 01, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-01T07:38:25Z
HeadlineSport

Pasangan Baru Ganda Campuran Indonesia

Advertisement

Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu.


Para pebulu tangkis dunia sebagian memasuki masa rehat setelah Australian Open 2026. Kompetisi yang masuk kalender Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) berlanjut ke benua Amerika, tetapi tidak banyak diikuti pemain elite.


Mayoritas para pebulu tangkis dunia baru akan berkompetisi mulai Japan Open 2026 pada 14-19 Juli.


Bagi pebulu tangkis Indonesia, turnamen Juli menandai perombakan dari sektor ganda campuran dan ganda putri.


Tujuannya, sebagai strategi memperkuat daya saing tim nasional menuju target prestasi di level internasional. Langkah ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap performa atlet, kebutuhan regenerasi, serta penguatan kedalaman skuad.


Salah satu keputusan yang diambil adalah memproyeksikan peraih medali emas Olimpiade, Apriyani Rahayu, ke sektor ganda campuran. Apriyani akan dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah dalam program yang akan dievaluasi melalui enam turnamen internasional.


Pelatih kepala ganda campuran PP PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi lintas sektor bersama tim pelatih.


“Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, kami melihat kondisi dan performa pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari saat ini belum berada pada level yang kami harapkan," kata Rionny dalam siaran resmi PBSI.


"Karena itu, kami mencoba mencari solusi terbaik agar potensi Apriyani sebagai atlet bisa dimaksimalkan sekaligus menjawab kebutuhan tim di sektor ganda campuran,” ujar Rionny.


Menurut Rionny, Apriyani memiliki modal yang sangat kuat untuk beradaptasi di sektor ganda campuran.


“Apriyani memiliki kemampuan membaca permainan dengan sangat baik, mampu menjadi playmaker, memiliki jangkauan lapangan yang luas, serta kuat dalam transisi bertahan maupun menyerang," ujar Rionny.