Advertisement
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, dipercaya masih bisa kembali ke performa terbaik setelah tampil pasca cedera.
Anthony Ginting, diizinkan kembali bertanding setelah enam bulan absen.
Ginting comeback pada Japan Open 2025. Hal ini menyudahi penantian panjang setelah terakhir kali bertanding pada ajang Malaysia Open 2025, bulan Januari.
Sebelumnya, Anthony Ginting sempat absen cukup lama karena mengalami cedera tulang rawan dan peradangan otot di bagian bahu kanan yang diperolehnya ketika menjalani persiapan menuju Olimpiade Paris 2024.
Anthony Ginting baru comeback berkompetisi pada Japan Open 2025 (Super 750) dan China Open 2025 (Super 1000) tetapi langsung tersingkir pada babak pertama.
Meski begitu, pelatih kepala tunggal putra pelatnas PBSI, Indra Widjaja, memastikan bahwa peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 masih memiliki motivasi bersaing di papan atas dunia.
Pencapaian terbaik pemain berusia 29 tahun tersebut adalah melaju ke perempatf inal Swiss Open 2026.
Ginting lolos setelah menumbangkan Wang Zheng Xing (Taiwan), 2 gim langsung.
Penampilan Ginting juga cukup baik pada Thomas Cup 2026, tetapi terpeleset pada laga menghadapi Toma Junior Popov pada penyisihan grup melawan Prancis menghalanginya menyumbang poin penting bagi Indonesia.
"Sejauh ini dari kondisi cederanya tidak ada masalah. Dari bahunya, pinggangnya, tidak ada masalah yang serius seperti tahun lalu," kata Indra kepada media, termasuk BolaSport.com di pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.
Mengembalikan Performa Anthony Ginting
"Balik lagi untuk Ginting kepercayaan dirinya, konsistensi dalam menjalankan taktik, strategi. Harus pede bahwa 'saya itu masih bisa."
"Kenapa saya bilang begitu? Balik lagi dari keseharian dia ini, komitmennya, disiplinnya, masih ada di situ. Saya rasa itu yang harus disupport."
"Ginting masih bagus sekali. Jadi, satu panutan untuk anak-anak atau adik-adiknya, Misalnya, seniornya masih seperti ini pastinya ini menjadi pacuan bagi Alwi (Farhan) dan Ubed (Moh Zaki Ubaidillah) juga."
Sementara itu, Alwi juga mengagumi perjuangan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2029 tersebut.
"Saya sering merasa kasihan untuk A'Ginting (Anthony Sinisuka Ginting) yang beberapa kali kayak masih mencari, sakit, tetapi A'Ginting sudah berusaha semaksimal mungkin," aku Alwi.
"Kami juga melihat kesehariannya pun mau berkomitmen dengan prestasi yang sudah banyak, di umur yang sudah tidak lagi muda. Beliau sudah punya keluarga."
"Berangkat pulang-pergi tentu tidak mudah. Tapi, mungkin banyak orang tidak tahu. Tetapi memang seperti itu karena semua orang akan lihat hasilnya."
Terakhir Ginting mengalami insiden terpeleset saat bertanding pada Australian Open 2026.
Setelah dilakukan evaluasi terhadap kondisinya bersama tim fisioterapis, PBSI memutuskan untuk menarik Ginting dari Macau Open agar proses pemulihannya bisa lebih maksimal.
